Gubernur Tinjau Pembangunan Jembatan Pulau Laut Sepanjang 3,75 Km

Gubernur Tinjau Pembangunan Jembatan Pulau Laut Sepanjang 3,75 Km
Gubernur tinjau pembangunan jembatan Pulau Laut senilai Rp7,95 triliun  (Diskominfokalsel)

https://www.instagram.com/seputar_kota_kalsel/?hl=enseputar-kota.com

Banjarmasin Seputar Kota.com  - Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin meninjau progres pembangunan Jembatan Pulau Laut di Tanjung Serdang-Batulicin yang menghubungkan Kabupaten Tanah Bumbu dengan Kabupaten Kotabaru sepanjang sekitar 3,75 kilometer dengan anggaran sekitar Rp7,95 triliun.

BACA JUGA : Diskominfo Kalsel Tingkatkan Keamanan Siber

 “Saat ini kami melihat pekerjaan yang berada di jalur dari Batulicin menuju arah tengah,” ujar  Muhidin di Batulicin, dilaporkan Rabu.

Di lokasi, Ia mendapat penjelasan bahwa pekerjaan pada salah satu bagian konstruksi telah mencapai sekitar 1.000 meter. Jarak antartiang, mencapai sekitar 50 meter, sebagai bagian dari struktur yang tengah dikerjakan.

BACA JUGA : Setwan Diingatkan Penguatan Sinergi dan Tata Kelola Kesekretariatan Akuntabel

“Menurut keterangan dari pengawas, pekerjaan di lokasi ini sudah mencapai sekitar 1.000 meter. Untuk jarak antartiang, masing-masing berjarak sekitar 50 meter,” jelasnya.

Muhidin juga berdialog langsung dengan pengawas dan kontraktor untuk mengetahui perkembangan pekerjaan sejumlah badan usaha yang terlibat dalam pembangunan Jembatan Pulau Laut.

BACA JUGA : DPRD Banjarmasin Sudah Bahas 16 Raperda Untuk Target 2026

“Kami melihat pekerjaan yang dilaksanakan oleh BIPI, BasKita, dan BBA. Kami akan melihat secara langsung bagaimana perkembangan pekerjaan BIP di lokasi ini,” katanya.

Pembangunan Jembatan Pulau Laut sendiri terbagi dalam sejumlah paket pekerjaan. Pada sisi Batulicin, pekerjaan sepanjang sekitar satu kilometer dilaksanakan konsorsium PT Pembangunan Perumahan (PP), PT Waskita Karya, dan PT Borneo Berkah Abadi (BBA).

Pada sisi Kotabaru, pekerjaan sepanjang sekitar 1,5 kilometer dikerjakan PT Nindya Karya bersama PT Brantas Abipraya. Secara keseluruhan, jembatan dirancang memiliki panjang sekitar 3,75 kilometer dengan lebar 24 meter.

Pembangunan ditargetkan rampung pada 2028 sehingga dapat difungsikan pada 2029. 

BACA JUGA : Bank Kalsel Sesuaikan Biaya Top Up DANA dan ShopeePay Jadi Rp2.000, Berlaku 28 Oktober 2026

Nilai proyek mencapai sekitar Rp7,95 triliun dengan pembiayaan melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah, termasuk dukungan APBD Pemprov Kalsel, Pemkab Tanah Bumbu, Pemkab Kotabaru, serta anggaran multiyears Kementerian PUPR.

Dari sisi konstruksi, jembatan utama menggunakan struktur cable-stayed dengan dua pylon setinggi sekitar 100 meter dan bentang utama sekitar 505,5 meter. Proyek juga mencakup pembangunan struktur box girder, pile slab, serta jalan pendekat pada kedua sisi jembatan.

BACA JUGA : Gubernur Kalsel Prihatin Atas Musibah Kapal Virgo Transport 8

Untuk mendukung konektivitas menuju jembatan, jalan pendekat dibangun sekitar 1.500 meter di sisi Batulicin dan 1.250 meter di sisi Kotabaru. 

Pekerjaan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan jembatan nantinya tidak hanya berdiri sebagai konstruksi utama, tetapi terintegrasi dengan jaringan jalan di kedua wilayah.

Sinergi pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam pelaksanaan proyek ini. 

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan menangani bentang utama cable-stayed sepanjang 505,5 meter serta sebagian jembatan pendekat menuju Kotabaru sepanjang 547,25 meter.

Sementara sisa pekerjaan bentang pendekat ditangani Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan.

BACA JUGA :Wabup Tabalong Resmikan Renovasi Sentra Kas Mitra Utama Bank Kalsel Tanjung

Pembangunan Jembatan Pulau Laut diarahkan untuk memperkuat konektivitas Tanah Bumbu-Kotabaru sekaligus membuka akses transportasi yang lebih terintegrasi. 

Ketika seluruh konstruksi tersambung dan berfungsi, infrastruktur ini diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta aktivitas ekonomi antardaerah di Kalimantan Selatan. 

Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya memastikan proyek strategis tersebut terus berjalan sesuai tahapan pembangunan yang telah ditetapkan.

BERITA LAINNYA :

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Iklan

Related Posts

Comments (0)

There are no comments yet

Leave a Comment