Wali Kota Banjarmasin Resmikan 3 Fasilitas Program Pembinaan Lapas Banjarmasin

Wali Kota Banjarmasin Resmikan 3 Fasilitas Program Pembinaan Lapas Banjarmasin
Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR (kanan) bersama Kepala Kanwil Ditjenpas Kalsel Erwedi Supriyatno (tengah) dan Kepala Lapas Banjarmasin Akhmad Herriansyah (kiri) menandatangani prasasti peresmian tiga di Lapas Banjarmasin, Senin (19/10/2026).

 

https://www.instagram.com/seputar_kota_kalsel/?hl=enseputar-kota.com

Banjarmasin Seputar Kota.com - Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR meresmikan tiga fasilitas program pembinaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin, Kalimantan Selatan, untuk mendukung program pembinaan warga binaan guna meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan.

BACA JUGA : OTW AKSEL Bank Kalsel, menelusuri jejak sejarah banua di Candi Agung Amuntai

Tiga fasilitas tersebut meliputi sarana pembinaan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) 1, Pos Balai Pemasyarakatan (Bapas), serta Ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang dikembangkan untuk mendukung kegiatan produktif warga binaan sekaligus mempermudah akses layanan bagi masyarakat.

BACA JUGA :Banjarmasin Edukasi Literasi Keuangan Hingga Kepetugas Kebersihan

“Kami berharap keberadaan fasilitas ini dapat memberikan manfaat nyata bagi pembinaan warga binaan serta peningkatan kualitas pelayanan pemasyarakatan,” kata Yamin usai meresmikan fasilitas tersebut di Lapas Banjarmasin, Senin.

BACA JUGA : Pemprov Kalsel Lindungi Masyarakat dari Penipuan Keuangan

Di SAE 1, warga binaan mengikuti kegiatan pertanian, peternakan, dan perikanan sebagai sarana pembelajaran untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan produktif. Kemampuan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri setelah menyelesaikan masa pembinaan.

BACA JUGA : Bank Kalsel Berikan Pesan Kesetiaan dan Adaptasi Digital, Lewat Film "Jahitan Waktu"

Sementara itu, Pos Bapas dihadirkan untuk mendekatkan layanan pembimbingan kemasyarakatan, khususnya bagi warga binaan yang akan memperoleh hak integrasi dan klien pemasyarakatan.

Adapun PTSP ditujukan untuk menghadirkan pelayanan yang lebih tertib, efektif, dan nyaman bagi masyarakat maupun petugas.

BACA JUGA : DPRD Banjarmasin Sudah Bahas 16 Raperda Untuk Target 2026

Yamin mengapresiasi pengembangan fasilitas tersebut dan menekankan pentingnya sinergi pemerintah daerah dan jajaran pemasyarakatan agar warga binaan dapat kembali ke masyarakat dan diterima dengan baik.

“Warga binaan yang nantinya kembali ke masyarakat diharapkan dapat diterima dengan baik. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan jajaran pemasyarakatan perlu terus diperkuat agar pembinaan dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujarnya.

BACA JUGA : Menjadi Teller Bank Kalsel Lebih dari Sekadar Memproses Transaksi

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan Erwedi Supriyatno mengatakan keberhasilan pembinaan membutuhkan dukungan pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat.

Menurut dia, kolaborasi tersebut membantu mengembangkan keterampilan warga binaan sekaligus mendukung penguatan ketahanan pangan di Lapas Banjarmasin.

BACA JUGA : Gubernur Tinjau Pembangunan Jembatan Pulau Laut Sepanjang 3,75 Km

“Pembinaan warga binaan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat,” tuturnya.

Kepala Lapas Banjarmasin Akhmad Herriansyah mengatakan pengembangan fasilitas tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk mengoptimalkan pembinaan dan pelayanan melalui dukungan serta kolaborasi berbagai pihak.

BACA JUGA : Diskominfo Kalsel Tingkatkan Keamanan Siber

Dia berharap sarana yang tersedia dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan dan kepercayaan diri.

BACA JUGA : Setwan Diingatkan Penguatan Sinergi dan Tata Kelola Kesekretariatan Akuntabel

Peresmian tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Selatan Yan Wely Wiguna, Direktur Utama Bank Kalsel, Direktur Utama PT Air Minum Bandarmasih, perwakilan PT Pelindo Regional 3 Subregional Kalimantan, para kepala unit pelaksana teknis pemasyarakatan se-Banjar Raya, serta pejabat manajerial di lingkungan Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan.

BACA JUGA : Setwan Diingatkan Penguatan Sinergi dan Tata Kelola Kesekretariatan Akuntabel

BERITA LAINNYA :

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Iklan

Related Posts

Comments (0)

There are no comments yet

Leave a Comment